Graha Tristar

Graha Tristar

Senin, 15 September 2014

Esach MasterChef season 2 optimis Mahasiswa Akpar Majapahit sebagai calon Chef Entrepreneur

Akhir bulan Agustus kemarin Kampus Akpar Majapahit dikunjungi oleh kontestan masterchef season 2 asal Sidoarjo ini.
Add caption
Cowok yang berusia genap 23 tahun pada 2 Maret kemarin ini,kini sedang merintis usaha SAMBAL KEMASAN. Yang dinamai “SAMBAL PEA” (Sambal Pedes Asoy) .

“Awalnya saya iseng iseng coba bikin sambal yang di vakumkan, dengan rasa yang nggak umum.Ternyata teman teman saya pada suka, minta dibikinin lagi, akhirnya saya berpikir produk sambal ini memang layak jual, akhirnya kepikiran deh produksi dalam jumlah lumayan banyak dengan system PreOrder” cetusnya dengan optimis.

Esach Rifky atau yang biasa dipanggil Esach ini,bisa dibilang sukses,diusianya yang masih muda,Dia mau berusaha dan mempunyai kemauan keras dalam menciptakan sebuah Produk.

Tak ayal, respon pembeli pun semakin hari semakin meningkat, baik dari kalangan Pelajar,Mahasiswa,Ibu rumah tangga dan karyawan kantoran. Terlebih lagi Fitry Mahasiswi Pastry Akpar Majapahit ini telah berlangganan SAMBAL PEA. Setiap kali beli Fitry bisa 5-6 botol pesannya.

“Aku suka banget sambal Chef Esach,selain pedesnya bener bener asoy, enak dimakan sama nasi,dibuat cocolan gorengan juga enak” Puji Fitry sambil tersenyum puas,saat di mintai keterangan tentang Sambal ala Chef Esach ini.

Gegemarannya memasak dimulai sejak kelas 5 SD, tak ayal Esach memilih jurusan Culinary dimasa kuliahnya.

“Saya sejak kelas 5 SD uda suka banget sama memasak, sering bantu Mama didapur

Masak itu uda nempel dalam jiwa saya, jadi rasa penasaran saya tinggi,ingin tau dan ingin nyoba. " Cetusnya santai.

Esach menempuh pendidikan di Academy Monas Pasifik Surabaya.
Dia merasa senang kali ini berkesempatan untuk berkunjung di Kampus Akpar Majapahit.

"Penataan ruangannya sangat Bagus dan terkesan elit, ada café yg memudahkan kita untuk makan siang,kelasnya yg cukup banyak dan lengkap sehingga lebih maksimal dalam praktek. Ruangannya bersih , dan ber AC. Bisa akses wifi disetiap ruangan, Keren banget . " Kesannya untuk Akpar Majapahit.

Menurutnya mereka yang Kuliah disini merupakan pilihan yang tepat,karena bisnis kuliner merupakan prospek yg sangat bagus,nggak akan ada matinya , orang hidup butuh makan begitu seterusnya.

“Wah,saya terharu lihat teman teman di Akpar Majapahit suka dengan sambal buatan saya, membuat saya ingin menciptakan varian rasa sambal yang berbeda lagi.” Sambungnya setelah mendengarkan testimony dari Fitry,konsumen sambalnya.

Kedatangannya waktu itu memang untuk mengantarkan pesanan sambal kepada Mahasiswa Akpar Majapahit, karena Karyawannya yang bertugas sebagai pengantar orderan, sedang sakit. Akhirnya Chef Esach menyempatkan diri untuk mengantarkan pesanan konsumen langsung.

“Karena bagi saya,kepercayaan dan kepuasan pelanggan harus dijaga betul betul, maka nggak ada alasan konsumen beli sekarang,barangnya nyampek besok atau minggu depan, masa iya,konsumen suruh nunggu Kurir saya sembuh hehehhe, keburu ngiler nanti beli sambal yang lain “ Katanya sambil ketawa geli.

Esach Rifky juga yakin, kelak Mahasiswa Akpar Majapahit juga akan mampu menciptakan produk sendiri baik culiner (masakan) ataupun pastry (kue kue) tentunya.

Harapannya kedepan agar supaya Mahasiswa Akpar Majapahit bisa menciptakan karya yang beda dan mampu dinikmati semua orang.

“Potensi yang dimiliki temen temen disini cukup membanggakan, kreatif, inovatif, dan mau berusaha itu yang saya lihat. Saya yakin mereka bisa seperti saya, menjadi Chef Entrepreneur atau bahkan lebih,bisa jadi pengusaha Restoran dengan produk kreatif mereka masing masing” sambung Esach optimis.

Namun tak sampai disitu saja kunjungan Esach Rifky ke Kampus Akpar Majapahit ternyata juga disambut hangat oleh Bapak Owner Ir.Juwono Saroso. Beliau welcome dengan kunjungan Esach ,sehingga terjadilah beberapa obrolan diantara mereka.

Sambil menikmati Nasi Goreng Kobong dan minuman khas Maja Café yang letaknya di Lobby depan Akpar Majapahit, Owner Akpar Majapahit sedang asik ngobrol dengan Esach. Beliau tertarik dengan skill yang dimiliki Esach yang pernah menjadi kontestan MasterChef season 2 di RCTI yang gugur di 6 besar. Sehingga beliau berencana ingin merekrut Esach menjadi salah satu pengajar di Akpar Majapahit,dikhususkan untuk Class private culinary.

Belum ada jawaban pasti dari Esach Rifky, karena tak dapat dipungkiri kesibukkannya membuka usaha Home Industri “Sambal PEA (PEdes Asoy)” membuat dirinya tak bisa membagi waktu.
terlebih lagi,Esach juga berencana membuka warung special sambal/yang sedang orang gemari saat ini “Sego sambel/Penyetan” tak asing lagi khususnya bagi warga Surabaya,Sidoarjo dan sekitarnya.

“InsyaAllah saya akan mempertimbangkan tawaran Bapak Owner,Wah semoga saya bisa membagi waktu ya.. ! sebentar lagi saya ingin buka warung di daerah GOR Sidoarjo ni soalnya hehehe. Sukses terus buat Kampus Akpar Majapahit, dua jempol deh “ katanya dengan sumringah.

Kampus Akpar Majapahit selain sebagai tempat perkuliahan Mahasiswa, dengan system praktek tiap hari. Juga menerima kursus memasak untuk Umum. Dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Marketing.

Jika ada yang berminat belajar di Akpar Majapahit baik kuliah maupun Kursus masakan dan kue bisa menghubungi 081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E . (/n)



Info Kuliah di Akpar Majapahit 
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
HP: 081286358533. PIN: 2A96E298.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar