Graha Tristar

Graha Tristar

Selasa, 11 Maret 2014

Kunjungan Taruna Akademi Angkatan Laut ke Kampus Akpar Majapahit


Hari Kamis,6 Maret 2014 kemarin adalah hari terakhir mereka belajar di Kampus Akpar Majapahit. Setelah selama 4 hari melakukan kunjungan sekaligus belajar dilingkungan Kampus Akpar Majapahit. Yups,pada hari Senin kemarin (3/03/2014) Kampus Akpar Majapahit kedatangan tamu dari Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro,Krembangan Surabaya,program study logistik dan manajemen matra laut.Tentunya ingin menimba ilmu untuk bekal mereka setelah lulus.
Adapun yang mereka pelajari antara lain Memasak masakan Indonesia,Masakan China (Chinnese Food) ,Mengenal dan mempelajari Pastry (membuat Pizza) , dan diajarkan juga Tata Cara minum The ala Jepang (Chanoyu).

Seperti tahun lalu,pihak Taruna AAL memang sudah mempercayakan Kampus Akademi Pariwisata Majapahit dan melakukan kerja sama dalam memberi bekal dan pengetahuan tentang dunia culinary yang nantinya bermanfaat bagi mereka.
Tentu saja,Mahasiswa dan staff beserta Dosen menyambut dengan baik serta ramah kepada  Taruna AAL yang berjumlah 9 Kadet ini. Dan didampingi oleh Kepala kadet berjumlah 4 orang.
“Kami sangat senang berkunjung di Kampus Akpar Majapahit ini,saya menjadi tau tentang seluk beluk Dapur yang berstandart Hotel,karena fasilitas disini sangat lengkap,juga semua orang disini sangat Welcome dengan kami” kata Asykur salah satu Taruna.
Sedikit terlihat aneh,hari itu dapur (lab kitchen) Akpar Majapahit yang berlokasi di Jln.Raya Jemursari 234 Surabaya ini dibanjiri oleh pemuda berrambut plontos dengan seragam khas Abu abu lengkap dengan Baret yang dipakai sehingga terlihat Gagah,kali ini bukan untuk Latihan fisik dilapangan seperti biasanya, tapi Kadet yang berusia sekitar 20-24 tahun ini sedang berlatih untuk memasak. Seru dan mampu membuat Rosi (Asisten Chef Bagus) terkesima,bawasanya selama ini Kadet atau yang dikenal sebagai calon TNI biasanya memegang Pistol,dan persenjataan lainnya untuk berlatih membela Negara,tapi kali ini mereka harus rela mengakrabkan diri di Dapur dan membiasakan memegang Pisau,Frying Pan,Spoon,dan alat dapur lainnya. Akan tetapi mereka masih terlihat gagah meskipun kini uniform Taruna nya tertutupi dengan Celemek yang berlambangkan Akpar Majapahit itu.
Apa saja sih yang mereka pelajari selama Taruna AAL ini belajar di Akpar Majapahit ?
Tentu saja bukan untuk berlatih bela diri,menembak,ataupun belajar tentang system menejemen tempur,akan tetapi mereka belajar memasak.
Menurut Chef R Bagus Handoko,yang juga Dosen utama AAL yang mengajar mata kuliah Perwismaan dan Ilmu gizi,yang penugasannya melalui sprint gubernur Pendidikan Tinggi AAL nomor sprint 203/II/20014 ini,mengatakan bahwa Kehadirin 9 Taruna AAL tingkat II ini yang belajar Kuliner di Kampus Akpar Majapahit merupakan kedua kalinya dari kerjasama yang dirintis oleh kedua lembaga.
Chef Bagus merupakan alumni Resimen mahasiswa maharja batalyon 902 IKIP Negeri Semarang Program study Tata Boga S1 ini memang selalu akrab dengan Mahasiswa nya, demikian juga dengan para Mahasiswanya,Chef Bagus sudah tak asing lagi di kampus Akpar Majapahit.
Beliau juga dikenal sebagai Chef Narsis dan up to date , Chef Bagus bisa ditemu lewat facebook R Bagus Handoko
Yuk kita intip,ngapain aja sih mereka selama 4 hari di Akpar Majapahit ?
Hari Pertama,03 Maret 2014


“Bumbu dasar putih terdiri dari : Bawang merah,Bawang putih,Kemiri,Ketumbar,Laos,Jahe ,Jinten kalau pakai Santan” begitu lah ramainya suasana Dapur Kuliner siang itu, komando khas yang berirama dari Chef bagus ketika mengajari masak entah itu Mahasiswanya.Orang Kursus,Chef Bagus juga menerapkan system belajar yang sama kepada para kadet yang sudah siap untuk tempur memasak.
Kali ini akan diajarkan Oleh Chef Bagus tentang memasak masakan Indonesia (Indonesian Food).  “Saya suka cara Chef Bagus mengajari masak,tidak membosankan dan ternyata bikin masakan Indonesia itu tidak serumit yang saya bayangkan” Ujar Andi,salah satu kadet yang semangat mengikuti kelas Chef Bagus.


Hasilnya pun sangat memuaskan,awalnya mereka memang masih kaku dalam memegang Stove (Kompor),Pan (Panci) ,Wok (Wajan) dll itu. Kegiatan memasak yang dimulai pada pukul 8 pagi sampai 1 siang itu ,mereka mampu membuat dan menyelesaikan 6 masakan Indonesia.

Sebelumnya mereka masuk kelas terlebih dahulu untuk menerima materi dari Chef Bagus, setelah itu langsung menuju Lap Kitchen untuk masak. Dan ditutup dengan makan siang (Lunch) bertempat di Maja Café dengan Menu yang mereka bikin tadi. Menurut Doni salah satu Kadet, merasa ada rasa bangga dan senang,mereka bisa memasak dan hasil masakannya dimakan bersama bahkan dinikmati juga oleh kepala Kadet mereka.
Hari ke-2,04 maret 2014
Beda dengan hari pertama, masakan Indonesia memang sedikit lebih ribet daripada masakan yang akan mereka praktikkan hari ini. Menurut Chef Bagus yang memang telah ahli di masakan China/Chinnese food ini,pagi itu mem breaving 9 Kadet dan sedikit memberi teori tentang taksonomi Chinnese Cuisin. Dimana mengolah makanan Chinnese lebih mudah dari masakan lainnya. Hal ini telah dipaparkan Chef Bagus bahwa “Dengan cukup tau saus saus dasar dalam Chinnese,kita sudah bisa mengaplikasikannya dalam berbagai bentuk masakan” Ujar Chef Bagus dengan senyum santai khasnya.

Hal ini terbukti,para Taruna sangat antusias memasak dan mengolah berbagai makanan Chinnese,walaupun awalnya heran setelah Chef Bagus memberi contoh adegan Flambe 

“Wah,baru kali ini saya tau secara langsung,adegan kebakaran diatas wajan,sebelumnya hanya bisa saya lihat di TV,tapi sekarang saya pun bisa melakukannya” Ujar salah satu Taruna yang sangat antusias.


Seperti biasa Hari itu ditutup dengan jamuan makan siang (lunch) di Maja Café dengan hidangan hasil dari mereka memasak.





Hari ke-3,05 maret 2014

Kali ini ada wajah baru yang menyapa mereka dalam memberi materi dan Praktik, karena hari itu program mereka akan belajar mengenai Pastry-Bakery,maka pagi itu Chef Micky sedang memberi materi para kadet tentang Cara membuat Pizza yang akan mereka praktikkan siang itu. Namun disana masih terlihat Chef Bagus sebagai dosen mata kuliah pariwisata dan ilmu gizi, mendampingi para Taruna .




Antusias mereka dalam membuat Pizza sangat terlihat jelas di wajah gagah Taruna AAL siang itu. Menurut salah satu Kadet “Pizza selama ini saya hanya bisa makan tanpa tau cara membuatnya,setelah saya tau cara bikinnya,ternyata mudah,dan hasil Pizza kami tak kalah enak dengan Pizza di PH (Pizza Hut) hehehhe”
Seperti biasa siang itu ditutup dengan jamuan makan siang di Maja Café.







Hari ke-4,05 maret 2014

Memasuki hari terakhir ini,acara telah disusun meriah oleh Chef Bagus yang juga selaku sebagai pembawa acara siang itu. Sambutan demi sambutan telah selesai diutarakan baik dari pihak Taruna AAL maupun pihak Kapar Majapahit yang diwakili oleh Bpk.Hedi selaku Asdir dan Ir.Juwono Saroso selaku Owner Kampus Akpar Majapahit.
“Kami akan tetap melakukan kerja sama dengan Akademi Pariwisata Majapahit,apalagi setelah saya melihat potensi yang dimiliki Mahasiswa akpar Majapahit dengan Atraksi Bartender tadi,membuat saya berkeinginan untuk tahun depan dimohon pihak Akpar Majapahit berkenan agar membekali Taruna untuk belajar Bartending juga, karena tak bisa dipungkiri,hal ini juga akan bermanfaat bagi mereka kedepannya” Ujar Bpk. Kolonel laut (S) Poedji Santoso.

Acara berlaku meriah karena ditutup dengan penampilan dari D’Hizteriz street. Kali ini mereka menampilkan konsep Jepang,karena bertepatan hari itu juga,materi mereka diajarkan tata cara minum teh ala Jepang seperti tahun lalu tata cara minum teh ala Jepang .
Para Kadet juga dipersilahkan untuk mempraktikkan langsung Tata cara minum teh ala Jepang dengan didampingi langsung oleh team Fakultas Sastra Universitas Dr. Soetomo yang didampingi oleh Ibu Tantri.








Acara semakin seru,setelah atraksi Bartending dari teman teman D'Hizteriz Street juga mengajak para Kadet untuk bermain Bartending. sungguh menakjubkan,selang beberapa menit Kadet Kadet ini pun bisa mengikuti gerakan Jugging yang di contohkan oleh salah satu anak D'Hizteriz.
sebelum akhirnya acara ditutup dengan doa,tepat pukul 14.00 WIB ,sesi pemberian cinderamata oleh pihak Taruna AAL kepada pihak Kampus Akpar Majapahit yang saat itu diwakili langsung oleh Owner,Bpk ir,Juwono Saroso. Begitupun dari pihak Kampus Akpar Majapahit memberi cinderamata kepada pihak Taruna AAL yang pada waktu itu diwakili oleh Bpk.Poedji .
sebelum akhirnya melakukan foto bersama dan Salam Kuliner ala Chef Bagus !
"Salam Kuliner...............emmmmmmmmmmmmmuachhhhh.......................!!!!!!! hehehee



(/Nisa)

1 komentar:

  1. Resimen Mahasiswa Mahadipa Batalyon 902 IKIP Negeri Semarang. Bukan Maharja hahahahahahahaha

    BalasHapus