Graha Tristar

Graha Tristar

Sabtu, 22 Maret 2014

Kesempatan Kerja di Jerman - Matoa (Majapahit Tourism Academy)



Buka Peluang Mahasiswa Magang Kerja di Jerman



          TAHUN baru Imlek 2565 (Kuda Kayu) membawa hoki bagi jajaran Matoa Holding yang membawahi Akpar Majapahit. Pasalnya, lembaga pendidikan tinggi yang fokus mendidik mahasiswa menjadi ahli madya di bidang culinary, pastry, tour & travel dan perhotelan,  digandeng oleh pihak Nord Event Hamburg, Jerman.  


Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
HP: 081286358533. PIN: 2A96E298.

          Akpar Majapahit adalah satu-satunya lembaga pendidik tinggi dari Indonesia yang diikut dalam MoU oleh pohak Nord Event Hamburg, Jerman. Selain Indonesia, satu lagi Negara Asean, yakni Filipina juga telah meneken MoU dengan lembaga penyedia jasa on the job training (OJT) terkemuka dari Hamburg tersebut.

Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
HP: 081286358533. PIN: 2A96E298.


          MoU antara Akpar Majapahit dengan pihak Nord Event Hamburg, Jerman yang dihelat pada Rabu (5/2/2014) di Kampus Akpar Majapahit ini tentu saja disambut suka cita oleh owner Akpar Majapahit Ir Juwono Saroso, dosen dan mahasiswa Akpar Majapahit.

          Pasalnya, Nord Event Hamburg Jerman tersebut siap memfasilitasi mahasiswa telah menyelesaikan kuliahnya untuk mengikuti on the job training (OJT) di Jerman.  Mahasiswa yang bisa OJT di Jerman adalah mereka yang telah lolos seleksi ketat dari panitia.

          ”Kami merintis kerjasama ini sejak lima bulan lalu. Baru bulan ini akhirnya disepakati oleh para pihak yang kemudian ditindaklanjuti dalam bentuk MoU antara Akpar Majapahit dengan Nord Event Hamburg, Jerman, hari ini,” kata Yuda Agustian, Dosen dan Penanggung Jawab Bursa Kerja Akpar Majapahit di kantornya, kemarin.


          Untuk melancarkan rencana itu, pihaknya melibatkan dosen lain yakni Paulus Sutrisno Sst, Par dan Mahmudi Sst, Par. Dengan demikian, tim kerja yang terlibat semakin solid demi menggegolkan misi tersebut. Selama proses negosiasi, tim dari Akpar Majapahit menjalin komunikasi intensif dengan Erike Lee (Perwakilan Nord Event Hamburg di Indonesia) dan Jenny Wang (Junior Project Nord Event Hamburg, Jerman).

          Menurut Yuda, MoU tersebut merupakan bentuk internship training bagi mahasiswa atau yang lebih akrab disebut OJT. Hanya bedanya,  OJT bagi mahasiswa Akpar Majapahit kali ini tidak digelar di dalam negeri melainkan dihelat di luar negeri. Makanya, untuk mengukuhkan MoU ini, pihak yang menandatangani MoU adalah owner-nya sendiri. Dari pihak Akpar Majapahit diwakili Ir Juwono Saroso, sedangkan pihak Nord Event diwakili oleh Hans Christoph Klaiber.

          Untuk bisa mengikuti OJT di Jerman dengan berbagai kualifikasi, mahasiswa Akpar Majapahit –yang berminat kuat mengikuti program ini— syaratnya harus menyelesaikan kuliah hingga semester enam baru mereka diijinkan mendaftar untuk mengikuti tes seleksi.    

          Ada lima tahapan seleksi dalam program internship training yang harus dilalui oleh calon peserta, yakni interview intern (dua tahap), interview dengan pihak perwakilan Nord Event di Indonesia (satu tahap), interview dengan pihak Nord Event Hamburg Jerman via video conference (satu tahap) dan tahapan terakhir adalah interview legalitas visa yang memakan waktu enam minggu.

          ”Menariknya, MoU ini juga dinyatakan resmi (legal) karena telah terdaftar di ZAV (Kantor Imigrasi di Jerman). Dengan demikian, mahasiswa yang mengikuti OJT di sana bukan pendatang haram, tapi mahasiswa yang benar-benar mengikuti kegiatan permagangan (magang kerja),” terang Yuda Agustian di dampingi Mahmudi, rekan kerjanya di Akpar Majapahit.

Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
HP: 081286358533. PIN: 2A96E298.


          Masih menurut Yuda, durasi OJT di luar negeri  itu sekitar enam bulan. Mereka akan menangangi semua aspek pekerjaan di perhotelan mulai mengurusi service, kitchen (dapur), hingga meng-handle project event.

Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
HP: 081286358533. PIN: 2A96E298.


          Program permagangan ini sudah direspons oleh 15 mahasiswa Program D3 Akpar Majapahit yang telah memperoleh rekomendasi dosen dan punya minat yang kuat mengikuti OJT di luar negeri. Dari 15 mahasiswa yang ikut proses seleksi, hanya tiga orang yang lolos sampai tahap empat. Ketiga mahasiswa berprestasi tersebut adalah Oktavia Rahmawati, Ayu Mircahya dan Andreas Khrisnamurti.

          ”Jika seluruh tahapan seleksi telah dipenuhi, setiap peserta OJT akan dikenai biaya Rp 40 jutaan atau sekitar 2.000 euro. Selama mengikuti OJT di Jerman, setiap peserta berhak mendapatkan fee bulanan sebesar (585 euro (sekitar Rp 10 jutaan) plus fasilitas apartemen, makan dan transportasi selama enam bulan,” jelasnya.

Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
HP: 081286358533. PIN: 2A96E298.


          Sekadar informasi, Nord Event Hamburg Jerman adalah salah satu event organizer (EO) di Hamburg dengan kategori five star level (setara bintang lima) dan terbesar di Hamburg. Lembaga ini memiliki fasilitas resto, kapal pesiar dan jaringan yang luas di Benua Biru (Eropa).

          Lembaga ini juga membuka kesempatan kepada peserta OJT, dapat bekerja kembali di Eropa setelah OJT-nya rampung, karena sertifikat dari Nord Event Hamburg diakui (laku) di seluruh Eropa. ”Makanya, MoU ini merupakan tonggak bersejarah bagi kami untuk go international sekaligus jadi kado terindah di Tahun Baru Imlek 2565,” pungkasnya.

Info Kuliah di Akpar Majapahit
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
HP: 081286358533. PIN: 2A96E298.


          Informasi terbaru, setelah MoU diteken sebulan lalu, pihak Nord Event sudah memasukkan ketiga nama mahasiswa Akpar Majapahit di ZAV Jerman. Saat ini in-progress. Jika sudah selesai, nama-nama mahasiswa itu akan diserahkan bersama surat undangan OJT ke kantor Kedubes Jerman di Indonesia (Jakarta) dan Akpar Majapahit menerima tembusannya bahwa rencana penempatan OJT itu legal (resmi). Perkiraan dokumen dari ZAV itu rampung sekitar April mendatang, tambah Yuda Agustian di kampus Akpar Majapahit. (ahn)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar